Jangan sepelekan Packing bibit Anggrek !!! Salah packing, tanaman bisa menjadi rusak dan tidak tahan lama. Langkah pengepakan sangatlah penting, sebagus apapun kualitas tanaman, jika salah pengepakan dalam pengiriman, tanaman akan rusak dalam perjalanan. Berikut cara packing bibit dendrobium untuk dikirim antar pulau :

 Siapkan bibit anggek yang akan dikirim

Bibit dilepas dari pot dan tanpa media, dicuci sampai bersih, pastikan tidak ada serangga dan media yang menempel. Tiriskan sampai kering, air yang tersisa akan menaikan suhu waktu di packing. Beri Label / nama anggrek.

Bibit di bungkus dengan kertas koran supaya tidak terjadi benturan langsung dengan daun, sehingga menghindari kerusakan / cacat daun.

Susun bibit di dalam box

Tutup Box / kardus. Untuk pengiriman antar pulau atau antar Negara dianjurkan menggunakan “frame”, supaya kardus tidak penyok/rusak.

Pengiriman antar pulau atau negara sebaiknya di daftarkan dulu ke Badan Karantina Pertanian untuk mendapatkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, beberapa tanaman di periksa kesehatanya (Dos dibuka ). Biasanya dalam pemeriksaan kita harus meninggalkan contoh tanaman yang akan di kirim. Contoh tersebut untuk di uji di Laboratorium. Pemeriksaan tersebut membutuhkan waktu yang relatif singkat dan biaya tidak begitu tinggi. Biaya Jasa Tindakan Karantina Tumbuhan, Pemeriksaan : Rp 500,- (Rp 10,- / bibit), Laboratorium: Rp 10.000,- , Dokumen tindakan karantina  Rp 1000,-.
Selanjutnya Tanaman bisa langsung di kirim melalui jasa pengiriman dengan dilampiri Surat Kesehatan Tumbuhan Antar Area.